KABUPATEN BANJAR – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Kabupaten Banjar, berkomitmen penuh dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga warga binaan. Salah satu langkah nyata yang diambil adalah dengan menggelar program pemberdayaan berupa pelatihan wirausaha sekaligus penyaluran bantuan sarana usaha
Kegiatan yang berfokus pada pelatihan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ini diikuti dengan sangat antusias oleh para istri warga binaan serta sejumlah warga Desa Lihum [00:15]. Tercatat, sekitar 130 peserta hadir untuk mendapatkan pembekalan dasar berwirausaha agar memiliki keterampilan baru yang dapat membuka peluang menambah penghasilan selama suami mereka menjalani masa pidana
Sebagai bentuk dukungan konkret yang berkelanjutan, pihak Lapas Karang Intan juga telah menyiapkan sarana usaha berupa empat unit gerobak mie ayam [00:44]. Bantuan gerobak ini nantinya akan dibagikan kepada peserta terpilih guna memfasilitasi mereka dalam memulai usaha mandiri di luar.
Kepala Lapas Narkotika Karang Intan menjelaskan bahwa program ini sengaja menyasar pihak keluarga karena keterbatasan tanggungan negara.
"Program ini baru pertama kami lakukan bersama Kasi Binadik dan Kasupsi Bimkemas, tetapi ini akan menjadi program berkelanjutan. Mengapa keluarga yang diberikan? Karena yang ditanggung oleh negara hanya suaminya yang sedang menjalani masa hukuman. Sedangkan anak dan istrinya tidak. Maka dari itu, kita berikan bekal supaya mereka bisa mandiri, bisa mencari penghidupan di luar, sehingga anak-anak mereka tidak putus sekolah dan tidak mengalami kesusahan," ujarnya.
Melalui program pemberdayaan inovatif ini, diharapkan kemandirian ekonomi keluarga warga binaan dapat terus terdorong dan membawa dampak positif jangka panjang bagi kesejahteraan mereka.